Penangkal Petir Elektrostatis

Penangkal Petir Elektrostatis

Penangkal Petir Elektrostatis

Setelah penangkal petir konvensional sudah mulai di kenal banyak orang, para peneliti menemukan banyak sekali kekurangan dari system penangkal petir konvensional tersebut. Karena itu para ahli dan praktisi bekerja keras untuk memodifikasi dan menyempurnakan teknologi penangkal petir, hingga akhirnya terciptalah teknologi yang benar-benar baru yaitu teknologi Penangkal Petir Elektrostatis yang bersistem ESE (Early Streamer Emission).

Berbeda dengan penangkal petir konvensional yang bersifat pasif, Penangkal Petir Elektrostatis memodifikasi cara kerjapenangkal petir menjadi bersifat aktif. Kenapa dikatakan aktif ?, karena oleh instalatir, ujung terminal penangkal petir ditinggikan dalam jarak tertentu sehingga penangkal petir dapat dikatakan seakan-akan menjemput petir. Fungsinya yaitu memberikan perlindungan yang lebih besar dan berbentuk seperti payung dalam radius tertentu. Oleh karena itu Penangkal Petir Elektrostatis sering disebut juga sebagai Penangkal Petir Radius. Cara kerja Penangkal Petir Elektrostatis, berbeda dengan Penangkal Petir Konvensional. Penangkal Petir Elektrostatis menambahkan 1 elemen yang tidak ada dalam penangkal petir konvensional, yaitu Head Terminal.

Head Terminal adalah elemen hasil penemuan teknologi terbaru yang sengaja “dikorbankan” untuk menyalurkan petir.

Cara kerjanya adalah dengan cara menambahkan  muatan listrik statis di ujung finial (Head Terminal) sehingga head dapat menarik dan mengumpulkan ion-ion positif (+) dalam jumlah besar dari dalam bumi. Mekanisme selanjutnya ibarat magnet, head akan menarik  ion-ion negatif (-) di dalam awan sebelum ion-ion tersebut berkumpul semakin banyak dan menghasilkan kekuatan petir yang amat sangat dahsyat. Semakin tinggi jangkauan head terminal. Akan semakin besar radius perlindungan yang diberikan penangkal petir.

Daerah didalam radius perlindungan terminal, akan aman dari jangkauan petir. Oleh karena itu, sebelum memasang instalatir, kami selalu mengadakan survey lapangan agar tujuan pemasangan dapat memenuhi keinginan konsumen dan sesuai dengan Standar Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3).

Kelebihan:

– Harga murah

– Mampu melindungi rumah/gedung dari efek langsung sambaran petir

– Cocok di daerah yang frekuensi sambaran petirnya tinggi.

– Tidak memerlukan banyak kabel

– Jangkauan perlindungan luas.

 

Kekurangan:

– Tidak mampu melindungi peralatan Elektronik dari induksi yang ditimbulkan sambaran petir.


Layanan Lainnya

Grounding

GROUNDING adalah jalur yang dibuat untuk menghantarkan arus listrik langsung ke bumi, oleh karena itu grounding system bisa disebut pula dengan istilah pembumian, atau sering pula didengar dengan istilah arde. Grounding berfungsi untul menetralkan arus listrik kedalam tanah, dengan demikian diharapkan tidak terjadi kontak arus listrik dengan makluk hidup. Pada…

Penangkal petir Konvensional

Adalah sebuah rangkaian jalur kabel tembaga yang difungsikan sebagai jalan aliran petir menuju permukaan bumi. Batang penangkal petir berupa tembaga murni berbentuk runcing yang dipasang pada bagian tertinggi sebuah bangunan atau gedung. Kemudian batang tersebut dihubungkan dengan kabel BCC atau kabel konduktor  yang terbuat dari tembaga yang berfungsi…

Ijin K3 Disnaker

MENTERI TENAGA KERJA REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA 1:PER. 02/MEN/1989 TENTANG PENGAWASAN INSTALASI 

INTERNAL PROTECTION ( SURGE ARESTER )

Perlindungan internal lebih cenderung pada arus lemah yang dihasilkan dari sambaran petir dan tidak tersalur dengan baik kedalam grounding sistem, sambaran petir langsung dapat mengakibatkan medan magnet yang sangat kuat dan merambat pada sistem instalasi kelistrikan suatu gedung, medan magnet tersebut sering dikatakan Induksi bagi para ahli listrik, untuk mengurangi…