Penangkal Petir

Penangkal Petir (revolusipetir.com) Penangkal Petir

Penangkal Petir

Penangkal petir adalah rangkaian jalur yang difungsikan sebagai jalan bagi petir menuju ke permukaan bumi dengan tujuan menetralisasi arus listrik pada petir tersebut, tanpa merusak benda-benda yang dilewatinya. 

Ada 3 bagian utama pada penangkal petir:

  1. Batang Penangkal Petir
  2. Kabel konduktor Penangkal Petir
  3. Tempat pembumian Penangkal Petir

 

Batang Penangkal Petir Konvensional :

Batang penangkal petir konvensional adalah batang tembaga penangkal petir yang ujungnya runcing. Batang penangkal petir konvensional ini dibuat runcing karena muatan listrik mempunyai sifat mudah berkumpul dan lepas pada ujung logam yang runcing penangkal petir konvensional itu. Sehingga dapat memperlancar proses tarik menarik dengan muatan listrik yang ada di awan. Batang runcing penangkal petir konvensional ini dipasang pada bagian puncak suatu bangunan / gedung.

 

Batang Penangkal Petir Radius :


Batang penangkal petir radius adalah sebuah terminal unit penangkal petir yang bisa menyebarkan elektrostatis dan penangkal petir radius ini sangat tergantung pada posisi penempatannya dari atas bangunan, semakin tinggi letak posisi terminal penangkal petir radius maka akan menghasilkan jarak perlindungan yang semakin besar. Selain itu intensitas petir (curah petir tahunan) di sebuah wilayah juga dapat mempengaruhi radius proteksi terminal unit penangkal petir radius tersebut. Bila sebuah wilayah memiliki intensitas sambaran petir yang sangat tinggi misalnya di daerah pegunungan atau daerah berbukit maka standart kinerja penangkal petir radius atau proteksi terminal unit penangkal petir harus di nilai 85% dari kinerja optimal, karena perlu waktu singkat (jeda pendek) untuk mengisi ulang kapasitor.

 

Kabel Konduktor / Kabel BC :


Kabel konduktor / kabel bc penangkal petir terbuat dari jalinan kawat tembaga. Diameter jalinan kabel konduktor sekitar 1 cm hingga 2 cm . Kabel konduktor / kabel bc penangkal petir berfungsi meneruskan aliran muatan listrik dari batang penangkal petir bermuatan listrik ke tanah atau bumi. Kabel konduktor / kabel bc penangkal petir tersebut dipasang pada dinding di bagian luar bangunan sebagai alat proteksi penangkal petir.

 

Tempat Pembumian (earthing / grounding) Penangkal Petir :


Tempat pembumian (grounding) penangkal petir berfungsi mengalirkan semua muatan listrik dari kabel konduktor (kabel bc) ke batang pembumian (ground rod) yang tertanam di tanah. Batang pembumian sebaiknya terbuat dari bahan tembaga murni, dengan diameter 1,5 cm dan panjang sekitar 1,8 - 3 m .

 

Cara Kerja Penangkal Petir :


Pada saat muatan listrik negatif di bagian bawah awan sudah tercukupi, maka muatan listrik positif di tanah (bumi) akan segera tertarik keatas. Muatan listrik itu kemudian segera merambat naik melalui kabel konduktor penangkal petir, menuju ke ujung batang penangkal petir konvensional atau batang penangkal petir radius. Pada saat muatan listrik negatif berada cukup dekat di atas atap, daya tarik menarik antara kedua muatan semakin kuat, muatan positif di ujung-ujungpenangkal petir tertarik ke arah muatan negatif. Pertemuan kedua muatan menghasilkan aliran listrik. Aliran listrik itu akan mengalir ke dalam tanah melalui kabel konduktor / kabel bc penangkal petir, melalui kabel konduktor penangkal petir / kabel bc penangkal petir, sehingga sambaran petir tidak mengenai bangunan / gedung. Tetapi sambaran petir dapat merambat ke dalam bangunan melalui kawat jaringan listrik dan bahayanya dapat merusak alat-alat elektronik di bangunan yang terhubung ke jaringan listrik itu, selain itu juga dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan. Untuk mencegah kerusakan akibat jaringan listrik tersambar petir, biasanya di dalam bangunan dipasangi alat penangkal petir internal yang disebut penstabil arus listrik (surge arrester)penangkal petir.

 

Mengapa Penangkal petir dianggap sangat penting?, tahukah anda dampak yang terjadi dari sambaran petir?

 

DAMPAK SAMBARAN PETIR

Bangunan rumah atau gedung sangat penting dilengkapi dengan alat penangkal petir, karena unsur besi dan air akan selalu berhubungan dengan bangunan. Adapun alat penangkal petir merupakan sebuah sistem yang bertujuan apabila terjadi sambaran kilatan petir pada seputar bangunan rumah atau gedung, maka sambaran kilat tersebut tidak akan langsung mengenai bangunan, akan ditarik lerlebih dahulu oleh penangkal petir dan akan disalurkan ke tanah.


Berikut adalah dampak sambaran petir:


Sambaran Petir Langsung Melalui Bangunan
Sambaran petir yang langsung mengenai struktur bangunan rumah, kantor dan gedung, tentu saja hal ini sangat membahayakan bangunan tersebut beserta seluruh isinya karena dapat menimbulkan kebakaran, kerusakan perangkat elektrik/elektronik atau bahkan korban jiwa. Maka dari itu setiap bangunan di wajibkan memasang instalasi penangkal petir. Cara penanganannya adalah dengan cara memasang terminal penerima sambaran petir serta instalasi pendukung lainnya yang sesuai dengan standart yang telah di tentukan. Terlebih lagi jika sambaran petir langsung mengenai manusia, maka dapat berakibat luka atau cacat bahkan dapat menimbulkan kematian. Banyak sekali peristiwa sambaran petir langsung yang mengenai manusia dan biasanya terjadi di areal terbuka.


Sambaran Petir Melalui Jaringan Listrik
Bahaya sambaran ini sering terjadi, petir menyambar dan mengenai sesuatu di luar area bangunan tetapi berdampak pada jaringan listrik di dalam bangunan tersebut, hal ini karena sistem jaringan distribusi listrik/PLN memakai kabel udara terbuka dan letaknya sangat tinggi, bilamana ada petir yang menyambar pada kabel terbuka ini maka arus petir akan tersalurkan ke pemakai langsung. Cara penanganannya adalah dengan cara memasang perangkat arrester sebagai pengaman tegangan lebih (over voltage). Instalasi surge arrester listrik ini dipasang harus dilengkapi dengan grounding system untuk penangkal petir internal.

 


Sambaran Petir Melalui Jaringan Telekomunikasi
Bahaya sambaran petir jenis ini hampir serupa dengan yang ke-2 akan tetapi berdampak pada perangkat telekomunikasi, misalnya telepon dan PABX. Penanganannya dengan cara pemasangan arrester khusus untuk jaringan PABX yang di hubungkan dengan grounding. Bila bangunan yang akan di lindungi mempunyai jaringan internet yang koneksinya melalui jaringan telepon maka alat ini juga dapat melindungi jaringan internet tersebut.
Pengamanan terhadap suatu bangunan atau objek dari sambaran petir pada prinsipnya adalah sebagai penyedia sarana untuk menghantarkan arus petir yang mengarah ke bangunan yang akan kita lindungi tanpa melalui struktur bangunan yang bukan merupakan bagian dari sistem proteksi petir atau instalasi anti petir, tentunya harus sesuai dengan standart pemasangan instalasinya.


Ada 2 jenis kerusakan yang di sebabkan sambaran petir, yaitu :


• Kerusakan Thermis, kerusakan yang menyebabkan timbulnya kebakaran.
• Kerusakan Mekanis, kerusakan yang menyebabkan struktur bangunan retak, rusaknya peralatan elektronik bahkan menyebabkan kematian.
Penangkal petir adalah terminal petir unggulan jenis elektrostatik yang di desain khusus untuk daerah tropis mampu memberikan solusi petir terbaik khususnya di Indonesia. Selain sudah melewati uji laboratorium PLN dan laboratorium tegangan tinggi di lembaga terkait, air terminal EVO FRANKLIN juga telah di uji langsung di lapangan yang rawan akan sambaran petir.

 

 

penangkal petir Terbagi Menjadi Dua Jenis :

 

1. Penangkal petir Konvensional :

Adalah sebuah rangkaian jalur kabel tembaga yang difungsikan sebagai jalan aliran petir menuju permukaan bumi. Batang penangkal petir berupa tembaga murni berbentuk runcing yang dipasang pada bagian tertinggi sebuah bangunan atau gedung. Kemudian batang tersebut dihubungkan dengan kabel BCC atau kabel konduktor  yang terbuat dari tembaga yang berfungsi untuk mengalirkan arus listrik dari batang penangkal petir menuju ke permukaan bumi. Kabel ini dipasang atau ditarik melalui dinding luar bangunan. Selanjutnya kabel tersebut dihubungkan dengan batang  pembumian atau grounding atau biasa kita dengar dengan istilah arde. Grounding ini menggunakan batang tembaga berlapis baja dengan diameter 1,5 cm dan panjang antara 2 sampai 3 m.

Berdasarkan teknologinya, Penangkal Petir Konvensional dibedakan menjadi dua tipe:

 

 

  1. Tipe Franklin

Namanya diambil dari nama Benjamin Franklin, salah satu Founding Fathers-nya USA. Tidak disangka selain sebagai politikus ulung, Ben Franklin ternyata adalah penemu Penangkal Petir. Penangkal Petir tipe Franklin ini adalah penangkal petir yang paling sederhana jenisnya dan hampir tidak ada perubahan dari pertama dibuat. Tipe ini menggunakan Jalur Kabel Tunggal untuk menyalurkan arus listrik yang diterima tombak penangkal petir ke grounding/pembumian

 

  1. Tipe Faraday

Dari namanya sendiri Tipe Faraday System (sangkar Faraday) ditemukan oleh  Michael Faraday, Penemu terkenal dari Inggris.“Penemu Penangkal Petir Sangkar Faraday”

Cara kerjanya adalah menyalurkan arus listrik yang diterima dari ujung tombak, melalui kabel-kabel konduktor yang dibuat sedemikian rupa, sehingga partikel bermuatan dalam arus listrik (proton, elektron) akan bertabrakan dengan medan elektromagnet yang diciptakan konduktor-konduktor tadi, untuk kemudian disalurkan ke tanah/ground. Akibatnya adalah, medan listrik didalam ruangan akan tetap netral sehingga apabila terjadi sambaran petir normal, kerusakan alat-alat listrik dalam rumah/gedung dapat diminimalisir.

 

Dari 2 tipe penangkal petir diatas, dapat diketahui bahwa Sistem Penangkal Petir Konvensional bersifat pasif, atau menunggu untuk disambar kemudian menyalurkan seluruh energinya ke tanah. Kekurangan dari sistem pasif ini adalah kemampuannya yang terbatas untuk melindungi rumah/bangunan anda. Bisa jadi petir menyambar sekeliling rumah anda dan induksi petirnya akan mengakibatkan bahaya seperti kebakaran, alat listrik rusak atau bahkan meledak.

Oleh karena itu, sudah ada sistem Penangkal Petir Aktif dalam bentuk Penangkal Petir Elektrostatis.

 

2. Penangkal Petir Elektrostatis :

Setelah penangkal petir konvensional sudah mulai di kenal banyak orang, para peneliti menemukan banyak sekali kekurangan dari system penangkal petir konvensional tersebut. Karena itu para ahli dan praktisi bekerja keras untuk memodifikasi dan menyempurnakan teknologi penangkal petir, hingga akhirnya terciptalah teknologi yang benar-benar baru yaitu teknologi Penangkal Petir Elektrostatis yang bersistem ESE (Early Streamer Emission).

Berbeda dengan penangkal petir konvensional yang bersifat pasif, Penangkal Petir Elektrostatis memodifikasi cara kerja penangkal petir menjadi bersifat aktif. Kenapa dikatakan aktif ?, karena oleh instalatir, ujung terminal penangkal petir ditinggikan dalam jarak tertentu sehingga penangkal petir dapat dikatakan seakan-akan menjemput petir. Fungsinya yaitu memberikan perlindungan yang lebih besar dan berbentuk seperti payung dalam radius tertentu. Oleh karena itu Penangkal Petir Elektrostatis sering disebut juga sebagai Penangkal Petir Radius. Cara kerja Penangkal Petir Elektrostatis, berbeda dengan Penangkal Petir Konvensional. Penangkal Petir Elektrostatis menambahkan 1 elemen yang tidak ada dalam penangkal petir konvensional, yaitu Head Terminal.

Head Terminal adalah elemen hasil penemuan teknologi terbaru yang sengaja “dikorbankan” untuk menyalurkan petir.

Cara kerjanya adalah dengan cara menambahkan  muatan listrik statis di ujung finial (Head Terminal) sehingga head dapat menarik dan mengumpulkan ion-ion positif (+) dalam jumlah besar dari dalam bumi. Mekanisme selanjutnya ibarat magnet, head akan menarik  ion-ion negatif (-) di dalam awan sebelum ion-ion tersebut berkumpul semakin banyak dan menghasilkan kekuatan petir yang amat sangat dahsyat. Semakin tinggi jangkauan head terminal. Akan semakin besar radius perlindungan yang diberikan penangkal petir.

Daerah didalam radius perlindungan terminal, akan aman dari jangkauan petir. Oleh karena itu, sebelum memasang instalatir, kami selalu mengadakan survey lapangan agar tujuan pemasangan dapat memenuhi keinginan konsumen dan sesuai dengan Standar Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3).

 

Kelebihan Penangkal Petir Elektrostatis :

– Harga murah

– Mampu melindungi rumah/gedung dari efek langsung sambaran petir

– Cocok di daerah yang frekuensi sambaran petirnya tinggi.

– Tidak memerlukan banyak kabel

– Jangkauan perlindungan luas.

 

Kekurangan Penangkal Petir Elektrostatis:

– Tidak mampu melindungi peralatan Elektronik dari induksi yang ditimbulkan sambaran petir.

 

 

Merk Penangkal Petir Elektrostatis :

 

Penangkal Petir Evo Franklin
Merk : "Evo Franklin"
Type : EF 60
Produksi : Indonesia
Radius : +/- 60 m
(pada ketinggian 20 m)


Penangkal Petir Evo Franklin
Merk : "Evo Franklin"
Type : EF 85
Produksi : Indonesia
Radius : +/- 85 m
(pada ketinggian 20 m)


Penangkal Petir Evo Franklin
Merk : "Evo Franklin"
Type : EF 150
Produksi : Indonesia
Radius : +/- 150 m
(pada ketinggian 20 m)


Penangkal Petir Kurn
Merk : "KURN"
Type : R 150
Produksi : Indonesia
Radius : +/- 125 m
(pada ketinggian 20 m)


Penangkal Petir Gent
Merk : "GENT"
Type : A
Produksi : Indonesia
Radius : +/- 150 m
(pada ketinggian 20 m)

 

Penangkal Petir Current
Merk : "CURRENT"
Type : CR120
Produksi : Indonesia
Radius : +/- 120 m
(pada ketinggian 20 m)


Penangkal Petir Viking
Merk : "VIKING"
Type : V 6
Produksi : Indonesia
Radius : +/- 113 m
(pada ketinggian 20m)


Penangkal Petir UFO
Merk : "UFO"
Type : F2
Produksi : Indonesia
Radius : +/- 100 m
(pada ketinggian 20 m)


Penangkal Petir UFO
Merk : "UFO"
Type : F1
Produksi : Indonesia
Radius : +/- 70 m
(pada ketinggian 20 m)


Penangkal Petir Thomas
Merk : "THOMAS"
Type : 125
Produksi : Indonesia
Radius : +/- 125 m
(pada ketinggian20m)


Penangkal Petir Orion
Merk : "ORION"
Type : R80, R120
Produksi : Indonesia
Radius : +/- 120 m
(pada ketinggian 20 m)

 

Penangkal Petir Flash Vectron
Merk : "FLASH VECTRON"
Type : FV6
Produksi : Indonesia
Radius : +/- 150 m
(pada ketinggian 20 m)

 
Penangkal Petir Neo Flash
Merk : "Neo Flash"
Type : TZ.05
Produksi : Indonesia
Radius : +/- 150 m
(pada ketinggian 20 m)

 

Penangkal Petir BlueCRN2
Merk : "BlueCRN2"
Type : N3.35, N3.70, N4.120
Produksi : Indonesia
Radius : +/- 110 m
(pada ketinggian 20 m)


Penangkal Petir Guardian
Merk : "GUARDIAN"
Type : CAT II
Produksi : Australia
Radius : +/- 99 m
(pada ketinggian 20m)


Penangkal Petir Stormaster
Merk : "STORMASTER"
Type : 50
Produksi : Australia
Radius : +/- 102 m
(pada ketinggian 20 m)


Penangkal Petir Prevectron
Merk : "PREVECTRON"
Type : S6 60
Produksi : Prancis
Radius : +/- 113 m
(pada ketinggian 20m)


Penangkal Petir Helita
Merk : "HELITA"
Type : PULSAR 30
Produksi : Prancis
Radius : +/- 81 m
(pada ketinggian 20 m)


Penangkal Petir EF
Merk : "EF"
Type : 1 type
Produksi : Swiss
Radius : +/- 110 m
(pada ketinggian 20 m)


Penangkal Petir PrimeR
Merk : "PrimeR"
Type : NFC 1702
Produksi : Perancis
Radius : +/- 110 m
(pada ketinggian 20 m)


Penangkal Petir Nimbus
Merk : "Nimbus"
Type : CPT I, CPT II
Produksi : Spanyol
Radius : +/- 110 m
(pada ketinggian 20 m)


Penangkal Petir Erico
Merk : "Eritech Erico"
Type : System 1000, 2000, 3000
Produksi : Australia
Radius : +/- 120 m
(pada ketinggian 20 m)

 

 


Lainnya

Pengertian Petir

Petir merupakan fenomena alam yang sangat indah, akan tetapi juga merupakan ancaman bagi mahluk hidup yang ada di bumi. Dengan temperatur sambaran melebihi panas permukaan matahari dan kekuatan benturan yang menyebar ke segala arah. Terjadinya petir biasanya mengikuti peristiwa hujan baik air…

Eksternal dan Internal Proteksi Penangkal Petir

revolusipetir.com Dalam Perlindungan penangkal petir atau sebutan penyalur petir terdapat dua sistem yang sangat erat berkaitan satu sama lainnya, yang pertama adalah penangkal petir eksternal yaitu instalasi penangkal petir yang sering kita jumpai di atas bangunan berupa batangan…

Cara Selamat Ketika Hujan Petir

PANDUAN KESELAMATAN SELAMA HUJAN PETIR BERLANGSUNG Pada saat cuaca pancaroba dimana siang terasa panas terik, tapi sore tiba-tiba bisa diakhiri dengan hujan petir dari awan tebal menghitam di langit. Siapapun dapat mengalami luka yang fatal akibat sengatan petir. Oleh karena itu perlu kami berikan panduan umum untuk mencegah terjadinya korban…